2015, First and Last

Tulisan pertama dan terakhir di tahun 2015. Ya, tahun 2015 adalah tahun yang luar biasa, sehingga saya tak (sempat) menulis apa-apa setahun ini. Terlalu banyak cerita sejak 22 Juli 2014 yang lalu. Setiap akhir pekan kuhabiskan untuk pulang ke Bandung menemani Ayah dan Ibu, selagi bisa.

Tuhan memang memiliki caraNya sendiri untuk menguji hamba-Nya. Ayah terjatuh dari ketinggian saat memperbaiki toren air pada saat bulan Ramadhan, 22 Juli 2014. Sejak itu Ayah tak sadarkan diri, sampai pada akhirnya Tuhan memanggilnya 21 Oktober 2015 kemarin. Tak ada yang pernah menyangka musibah ini akan datang. Itulah cobaan.

Menyesal. Rasa itu pasti datang terlambat. Menyesal karena tak banyak waktu yang saya luangkan untuk Ayah. Menyesal karena tak banyak hal yang saya berikan untuk Ayah. Menyesal karena saya belum bisa membahagiakan Ayah.

Continue reading “2015, First and Last”

2015, First and Last

Derawan Trip

29-31 Maret kemarin menjadi “trip” saya ke-3 tahun 2014 ini. Kepulauan Derawan! Buat yang belum tahu, Derawan ini dinobatkan sebagai salah satu “readers’ choice destination to visit in 2014” oleh majalah National Geographic pada November 2013 lalu.

Bermula dari googling EO yang menawarkan paket wisata ke Kep. Derawan, yang berujung pada pilihan SukaWisata karena pas banget ada trip 3D2N di tanggal long weekend 29-31 Maret yang masih available (tapi tinggal penginapan di Homestay). Langsung aja ke hari keberangkatan ya.. Saya dan teman saya memutuskan untuk menginap dulu semalam di Balikpapan, karena dari EO mengharuskan kami peserta berkumpul di Bandara Kalimarau, Berau pukul 11 siang. Oiya, untuk trip Derawan ini ada 2 alternatif departure point ya, Berau dan Tarakan. Bedanya? Kalau Berau lebih lama di daratnya untuk menuju ke Derawan, sedangkan Tarakan lebih lama di lautnya.

Ini pertama kalinya saya menginjakkan kaki di pulau Kalimantan dan langsung disuguhkan dengan bandara baru, Sepinggan International Airport (BPN). Bandaranya baguuus, modern, dan bersih (semoga tetap terawat terus ya..), mirip-mirip lah sama Suvarnabhumi nya Bangkok :p. Saya juga cukup kaget dengan kota Balikpapan, ternyata kotanya bersih banget dan cukup tertib untuk sekelas masyarakat di Indonesia😀 Tiba di BPN jumat sore, kami menginap di Hostel yang tidak jauh dari Bandara, bisa ditempuh dengan angkot 2x ganti sekitar 20 menit. Saya dan teman saya memang berniat menghabiskan malam di Balikpapan dengan makanan seafoodnya yang terkenal itu, Kepiting Kenari. Berhubung saya bukan pemakan kepiting, jadi cukuplah saya makan udang saja. Tapi… ternyata disinilah saya merasa kecewa sekecewanya. Entah memang lidah saya yang tidak cocok dengan masakan di Resto Kenari ini atau entah apa saya salah memilih menu atau memang masakan disini tidak enak.😦 Udang Saus Spesial (aka Udang Asam Manis) yang saya pesan rasanya…… HORRIBLE. SUMPAH ENGGAK ENAK! Udang yang seharusnya enak itu jadi nggak enak karena saus asam manisnya yang… ah sudahlah! Belum lagi pesanan Es Jeruk Nipis saya yang ternyata bukan perasan jeruk nipis segar/asli. Sepertinya itu Nutri Sari deh.😦😦😦 Begitu juga dengan teman saya yang memesan kepiting soka saus padang (berhubung kepiting kenari sudah habis, yang ada tinggal kepiting soka saja). Sumpah itu mah ya sausnya kagak ada Padang Padang nya cuy!  Asinnn bener dah! So, sorry to say ya… Saya benar-benar kecewa dengan Resto Kepiting Kenari ini. Udah harganya mahal, rasanya nggak enak pula! BAH! Continue reading “Derawan Trip”

Derawan Trip

Gili Trawangan – Kuta, Lombok Trip

Setelah seminggu berlalu, akhirnya saya akan coba menuangkan hasil perjalanan solo ke Lombok minggu lalu. Satu kalimat yang menggambarkan perjalanan ke Lombok kemarin adalah…

I left my heart in Lombok!

Ya! Saya benar-benar jatuh cinta dengan pulau ini. Lombok yang tetanggaan dengan pulau Bali ini, memang objek wisata yang ditawarkannya kurang lebih sama lah. Pantai banyak, gunung ada, sawah yang membentang banyak. Tapi untuk wisatawan yang mencari ketenangan, sepertinya Lombok adalah pilihan yang tepat.

Continue reading “Gili Trawangan – Kuta, Lombok Trip”

Gili Trawangan – Kuta, Lombok Trip

Hongkong-Macau Trip

Setelah selama setahun kemarin sibuk di Proyek kantor, akhirnya saya bisa memanfaatkan jatah free ticket saya. Kali ini saya memilih untuk dimanfaatkan untuk liburan di Hongkong dan Macau 3 hari 2 malam. Sebenarnya ini benar-benar liburan ‘dadakan’ dan jujur saya kurang terlalu excited pada awalnya. Entah kenapa packing menjadi hal yang paling membuat saya malas. Mungkin karena saya mendapat tugas untuk membawa Rice Cooker mini untuk masak perbekalan selama di Hongkong. Kemalasan packing ini berujung pada last minute packing yang berdampak pada ke-sok-percaya-diri-an saya terhadap rice cooker di rumah yang (saya pikir) cukup mungil untuk dimasukkan ke dalam koper. Hmm. Ternyata tidak semungil itu. Aaarrrrgghh! Jam 9 malam sebelum hari keberangkatan, saya sibuk mencari pinjaman rice cooker ke teman-teman kantor. Syukurlah akhirnya saya mendapatkan pinjaman itu yang informasinya baru saya dapat setelah saya memutuskan membawa rice cooker rumah yang not-that-small ke dalam koper. OK. Berhubung pesawat yang saya naiki jam 11 malam, maka pada hari keberangkatan itu saya masih masuk kantor seperti biasanya (dengan membawa koper berukuran medium tentunya). Setelah saya mendapat pinjama rice cooker mini, saya bongkar koper dan mengganti rice cooker not-that-small dengan ukuran yang lebih manusiawi dan koper-able. Rice cooker rumah saya simpan dulu di loker kantor. Hufff….

OK langsung saja kita ke itinerary hari pertama! Tarraaaaaaaaaaaaaa………………….

Plan Day 1: Airport – Ngong Ping , Cable Car, Big Buddha – Lunch – Check in Hostel di Causeway Bay – Jalan sekitar Hostel – Avenue of Stars – Symphony of Lights Continue reading “Hongkong-Macau Trip”

Hongkong-Macau Trip